Corat coret bermanfaat si Icha ^^

Salam!
Bertemu lagi dengan saya, yang akan selalu berbagi pengalaman tentang studi & bekerja di Jepang.

Halo semuanya!

Beberapa bulan terakhir saya membagikan info tentang sekolah dan universitas Jepang di Facebook You×Study×Japan Indonesia. Pengalaman tentang studi juga saya tuliskan di sana.
Click Fb YSJ Indonesia

Nah, karena banyaknya permintaan dari anggota YSJ Indonesia untuk menuliskan pengalaman studi di Jepang dengan lebih detail, mulai bulan ini saya akan menuliskan detailnya di sini. ^^

Jika ingin memberikan pertanyaan atau saran tema yang ingin dibahas, silahkan kirim pesan di facebook YSJ Indonesia ya. Kami tunggu.

Let’s start our journey……… :)

Mei 2017

Hai teman-tema semua :)
Seperti bulan sebelumnya, kali ini pun saya berkeempatan mudik k Indonesia. (Horeee)
Selama mudik, saya juga mengikuti bebeapa kegiatan, diantaranya :

1. Lomba Pidato Bahasa Jepang bagi mahasiswa se-JABODETABEK

Acara ini berlangsung sangat meriah, diikuti oleh banyak mahasiswa yang mempelajari bahasa Jepang. Juara 1 lomba ini berkesempatan untuk menginjakan kaki ke negeri Sakura, lho. Selamat ya bagi para pemenang semua :)



2. Seminar Full SCholarship Toyo University
Terimakasih atas kedatangannya di Seminar Full Beasiswa Toyo University!!!!
Ada sekitar 65 orang yg hadir di seminar ini, semoga ada yg lulus program Full Scholarship Toyo Univ nya ya!!!!
Beasiswa mencakup : Bebas biaya kuliah, biaya hidup 150.000 Yen /bln (diberikan selama 4 tahun).
See you next time, mina sama :)




3. Rapat MGMP Bahasa Jepang Jakarta
Hari ini kami membagikan Buku Panduan Studi ke Jepang, info full scholarship Toyo University dan leaflet Ritsumeikan univ kepada perwakilan guru-guru SMA di Jakarta, lho :) . Semoga informasinya bermanfaat sehingga makin banyak pelajar Indonesia yg study ke Jepang!!
Terimakasih kpd ibu/bapak guru yg telah memberikan waktu ya!!
Sampai berjumpa lagi ^^




Inilah beberapa kegiatan yang berhasil saya ikuti selama di Jakarta. Sampai jumpa bulan depan ya, semoga bisa berjumpa lagi dengan mina sama semuanya :)


-----------------------------------------------------------
April 2017

Tentunya teman-teman tahu topeng monyet kang?

Beberapa bulan lalu, saya melihat pertunjukan topeng monyet yang diadakan di sebuah taman di daerah Yamanashi.
Bagi orang Bandung, pasti sering melihat pertunjukan topeng monyet di pinggir jalan tol Soekarnpo Hatta, kan? Melihat pertunjukan topeng monyet di pinggir jalan, kadang membuat saya merasa kasihan baik kepada pawangnya ataupun monyetnya. Karena mereka harus berpanas-panasan di pinggir jalan dan terkadang tidak mendapatkan uang sepeserpun. Padahal untuk melatih seekor monyet diperlukan waktu sekitar 6-8 bulan, tergantung kecerdasan monyet.

Ini, pertama kali saya melihat topeng monyet di Jepang secara langsung. Hanya saja ada sedikit perbedaan antara topeng monyet di Jepang dan di Indonesia. Walaupun pemeran utamanya sama-sama : monyet, di Jepang, pawangnya memakai baju kimono khas Jepang dan monyetnya juga mengenakan baju yang bagus, dan bergaya menggunakan alat alat yang masih sangat bagus. Kemudian, untuk melihat pertunjukan itu saya dan teman-teman juga harus mengeluarkan uang sekitar 500 yen (sekitar 50.000 rupiah).


Topeng monyet di Jepang.

Mungkin, topeng monyet di Indonesia juga jika dikemas seperti topeng monyet di Jepang, akan menjadi tontonan yang menarik ya :)

Maret 2017

Bulan Maret ini, saya berkesempatan untuk mudik lagi ke Indonesia*HORE!!
Dan salah satu hal yang membuat saya kaget adalah B*N CABE ternyata mengeluarkan produk baru! Yaitu level 30. Dan alhasil, sebagai pecinta makanan pedas,, saya borong 3 botol untuk persediaan di Jepang. Fyi, harga B*N Cabe di Jepang lumayan mahal, lho. jadi lebih baik kalian beli di Indonesia ya!


Produk baru yang ini tampaknya belum dijual di Jepang! :D


Bon Cabe nya udah ikut ke Jepang, kamu kapan? :D

Februari 2017

Halo sahabat YSJ semua :)

Minggu lalu, saya mudik ke Indonesia, lho. (horeee!!)
dan tentunya, hal yang paling ditungu-tunggu ketika mudik adalah nyobain semua makanan yang udah lama banget tidak saya makan.*evil smirk*

Namun, karena sibuk persiapan pameran Pendidikan dll, alhasil tidak banyak makanan khas Indonesia yang berhasil saya jajal.

ini beberapa makanan yang berhasil saya cicipi di Jakarta.

Untungnya, di Tokyo juga banyak lho restauran Indonesia. Dan kalian juga bisa sedikit mengobati rasa kangen akan kuliner khas tanah air di restauran tersebut.

1. Restoran Surabaya. Restoran Surabaya ini punya banyak cabang, tidak hanya di Tokyo, tapi juga di beberapa kota lain seperti Yokohama (Prefektur Kanagawa) dan Urawa (Prefektur Saitama).

2. Restoran Taman Sari. Letaknya memang agak jauh dari keramaian, tapi rasa makanannya sangat enak, berada di daerah Setagaya-ku, hanya 7 menit jalan kaki dari pintu selatan Stasiun Kami-kitazawa (Keio line).

3. Restoran Cabe. Letaknya tidak jauh dari Kedutaan Besar Indonesia. Rasanya juga di jamin enak banget deh,,

Sebetulnya masih banyak retoran lainnya, tapi belum sempat saya datangi. Lain kali, jika saya berkunjung ke restoran indonesia lainnya, akan saya aplod lagi fotonya ya!

di restoran Cabe!!

Sampai jumpa di catatan selanjutnya ya!

★Januari 2017

Pada bulan ini, kegiatan saya diisi dengan keunjungan-kunjungan ke pameran pendidikan yang ada di Indonesia dan juga kunjungan ke sekolah-sekolah lho :)

Saya sertakan fotonya ya, ada sekolah kalian di sana gak?
- Pameran MGBK

- Pameran Pendidikan Jepang Jakarta

- Pameran Pendiikan Medan

- Pameran Insan Cendikia Madani


------------------------------------------------------------------------------------------

★16 Desember
Hiiiiiiii,, musim dingin sudah datang di Jepang!
Mungkin jika kalian membayangkan musim dingin di Jepang, pastinya ada salju yang turun, mengubah tanah yang berwarna coklat menjadi putih semua.

Jika kalian tinggal di daerah Hokaido, atau daerah utara lainnya, kalian pasti akan dimanjakan oleh pemandangan ‘seputih salju’ seperti itu ketika musim dingin. Karena saya pernah belajar di Hokaido, saya upload foto yg diambil di belakang kampus ya.

welcome to Narnia#Brrrrrrr banget kan?


Bermain snow board :P

Ini adalah pemandangan di Hokaido selama bulan Desember-Februari, bahkan ada beberapa daerah yang musim dinginnya di mulai dari bulan November-Desember. Sebagai orang Indonesia, wajar sekali kalau kita ‘norak’ dan teriak-teriak pas pertama lihat salju. #saya juga begitu.

Setiap hari, saya berteman baik dengan jaket tebal, sarung tangan dan juga syal. Kalau gak ada 3 benda ini, gak berani deh mau keluar dari kamar.

Lalu, bagaimana dengan msuim dingin di Tokyo?
sudah menjelang pertengahan Desember, dan salju hanya turun 1 kali, ketika bulan November kemarin, dan belum ada tanda-tanda akan turun salju lagi. Bahkan kalau saya perhatikan pohon-pohon di jalan juga masih berwarna kuning kecoklatan, lho. Ini adalah winter pertama saya di Tokyo, kesannya? beda banget dengan winter di Hokaido.

Foto di dekat tempat tinggal saya. Diambil pada 14 Desember kemarin. Daun-daunya masih kuning :)

★26 November 2016

Hai, semua :)
Minggu ini, salju yang turun di Tokyo, lho! Salju kali ini merupakan pertama kali dalam 54 tahun terakhir#bersejarah banget ya

Untuk daerah Tokyo, bisa dibilang cukup jarang turun salju. Biasanya salju hanya turun sekali dalam setahun, di penghujung Desember, atau Januari atau awal Februari. Bahkan menurut salah satu surat kabar, terakhir salju turun di Tokyo pada bulan November ialah saat John F Kennedy (JFK) menjabat presiden AS (tahun 1961-1963).

salju!!! tapi cuman dikit~

Ok, beralih dari salju yang tiba-tiba turun di Jepang, kali ini saya akan menulis tentang awal-awal masuk kerja di perusahaan Jepang.

Pada dasarnya, ketika kalian masuk ke perusahaan, maka ada yang namanya ‘Training’, yang biasa berjalan selama 1-3 bulan. Pada masa-masa ini, pegawai baru akan mendapatkan training awal berupa mindset tentang kepegawaian, lingkungan kantor, pengenalan produk.jasa perusahaan dll.

wajah-wajah yang harus di training :D
(semua penjelasannya full bhs Jepang, jd wajah sy sangat memprihatinkan T__T

●Jam kerja
Sebagai informasi, di Jepang ada beberapa jenis jam kerja yang digunakan oleh perusahaan, di antaranya Fixed time, Flexible time, dan Coreless flex-time. Fixed time adalah yang waktu mulai dan berakhirnya pekerjaan sudah ditetaokan oleh perusahaan. Sesuai namanya, flexible time yaitu jumlah jam kerjanya ditentukan tapi tidak ada ketentuan dimulai dan berakhirnya jam berapa, tetapi memiliki core time (jam wajib bekerja). Coreless flex-time adalah adalah jam kerja flexible, dan tidak memiliki core time.

Kebetulan kantor tempat saya bekerja menetapkan fixed time, dan pekerjaan dimulai dari pukul 9:30 – 18:00 (sudah termasuk 1 jam 1 istirahat, waktu shalat dzuhur dan shalat ashar).

◆masih bersambung~~

★11 November 2016

Hai semua!

Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana sih cara mencari kerja di Jepang. Sama halnya seperti di Indonesia, mencari pekerjaan itu tidaklah mudah. Nah bagi kalian yang ingin bekerja di Jepang, ada beberapa cara yang layak kalian coba.


wajah-wajah pencari loker di Jepang, kurang lebih seperti ini ya..hihihi~

1. Bekerja di perusahaan Jepang yang ada di Indonesia, jika pekerjaan kalian bagus, bisa mengajukan untuk pindah ke Head Office di Jepang
2. Pegawai magang (Kenshuu sei). Namun harus diingat, untuk pegawai magang ini kebanyakan pekerjaannya itu di tempatka di pabrik, jadi kalian tidak bisa memilih jenis pekerjaan yang kalian inginkan.
3. Sekolah di Jepang, setelah lulus bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat kalian di Jepang (ini cara yang saya pakai). Menurut saya, ini adalah cara yang paling ideal., karena memiliki pengalaman belajar di Jepang, terbiasa dengan lingkungan , apalagi yang memiliki pengalaman parttime semasa kuliahnya, kalian tidak akan kaget ketika memulai pekerjaan di Jepang.
4. Menikah dengan orang Jepang, hahah~kesempatan untuk berkarir di Jepang akan terbuka lebih lebar ketika kalian memiliki hubunganpernikahan dengan orang Jepang. (tapi susah nyari pasangannya,,hihihi)

Karena saya memakai cara ke 3, (sekolah di Jepang, setelah lulus mencari loker di Jepang), dengan menggunakan visa pelajar, saya pun memulai perjuangan mencari loker di negeri sakura ini. Dan tentunya sangatlah susah… 

Pertama, yang saya lakukan adalah mencari informasi melalui Hello Work, lembaga pemerintah yang menjadi perantara antara pencari kerja dan perusahaan (orang asing juga bisa). Dan tidak dikenakan biaya alias free ~~Jika kalian menghubungi lembaga perantara swasta, akan dikenakan biaya, jadi harus berhati hati ya!

Selain itu, kita juga harus aktif mencari info di internet, koran, stasiun dll. Karena menurut saya, kesempatan orang asing untuk bekerja di Jepang saat ini terbuka lebar, lho.


Mendengarkan penjelasan dari perusahaan itu wajib hukumnya :p
◆bersambung ya~~

★29 Oktober 2016

Hi semua (tema hari ini, kelanjutan dari tulisan minggu lalu ya)

Hasil akhir test beasiswa!!!

Ketika itu, karena saya bekerja di perusahaan Jepang di Bandung, saya biasa memeriksa e-mail pada jam istirahat kantor. Dan ketika membuka e-mail, saya menemukan 5 pesan baru di inbox, 3 dari operator dan 2 e-mail dari admin penyelenggara beasiswa. Dag-dig-dug banget…….. dan alhamdulillah, dari 5 beasiswa yang saya apply hasilnya adalah 3 ditolak dan 2 di terima :)
Alhamdulillah. Yeah!!

Pengumuman ini saya terima bulan Agustus dan finally saya bisa berangkat ke Jepang pada September 2014.

Katanya, kalau ke Hokkaido belum bikin nama sendiri di salju, belum afdol itu! NISA !!
Foto ini di ambil ketika Bulan Desember, saat salju sedang banyak-banyak. Brrrr~~

Kemudian pada April 2016, saya lulus dari salah satu vocational school di Hokaido. Horeee!!

Setelah lulus, terbersit di benak saya untuk melanjutkan pendidikan di sini dan mencari beasiswa lainnya. Namun akhirnya saya memilih untuk mencari pengalaman bekerja di Jepang. Karena belajar di Jepang sudah pernah, sekarang mencari pengalaman baru! Dan dimulailah episode baru dalam hidup saya, yaitu : mencari Lowongan Pekerjaan di Jepang!

Saat melamar ke perusahaan Jepang, sama halnya seperti di Indonesia, kita di wajibkan pakai jas seperti ini.

Mencari pekerjaan di Indonesia itu sulit, lalu bagaimana dengan mencari pekerjaan di Jepang?
hohohoho~*sampai berdarah darah pokoknya mah*Lebay :p
Suka duka mencari pekerjaan di Jepang, akan saya ceritakan di tulisan selanjutnya :)

Sebelum saya paparkan pengalaman hunting job in Japan, sebagai gambaran silahkan baca link ini↓
◆Bekerja di Jepang

★14 Oktober 2016

Hi semua!
Kali ini, ada pertanyaan dari sahabat YSJ, nih!
Q : ‘Kak, gimana cara buat sekolah ke Jepang?’
A : Datang aja ke You Study Japan office ya, dek. ^^
http://youstudyjapan.com/id/helpdesk
You×Study×Japan office1

You×Study×Japan office1

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sebetulnya, jika kita memiliki budget yang cukup, mimpi sekolah ke Jepang bukanlah hal sulit. Banyak sekolah bahasa yang kredibel dan membantu siswanya untuk bisa melanjutkan ke universitas ternama di Jepang.
Sekolah bahasa yang di rekomendasikan YSJ
recommended Japanese school
recommended Japanese school


Selain itu ada juga universitas Jepang yang membuka program berbahasa Inggris, seperti WASEDA, TIU, dll
English-based Program Waseda Univ


Dengan catatan, kita harus siap keluar modal ya *buat pendidikan dan masa depan, keluar modal gak apa-apa kan ya.

Bagi yang memiliki budget agak ‘pas-pasan’, jangan patah semangat. Kita bisa mencoba untuk daftar beasiswa (tentunya syarat, ketentuan berlaku ya).*banyak beasiswa yang tidak full, jadi kita tetap harus menyiapkan modal

Ketika lulus dari PTN di Bandung, saya mencoba beberapa beasiswa yang informasinya saya dapatkan dari website kedutaan Jepang

sebagai info tambahan, Toyo Univ juga sedang membuka program beasiswa buat s1 lho. Dan ini program full scholarship buat 4 tahun (enak bangt)
info lebih lengkap lihat di sini :
Full Scholarship Toyo University

Awal tahun 2014, saya daftar 5 jenis program, dan jujur saya merasa khawatir karena tidak semua pendaftar bisa mengikuti tes selanjutnya. Dan yang paling membuat saya khawatir, saya hanya memiliki JLPT n4 dan Toefl yang sudah kadaluwarsa. Pasti diluar sana banyak sekali pendaftar yang memiliki JLPT n2 (atau n1) dan sertifikat toefl yang masih berlaku. Pada saat mendaftar, saya sudah hopeless T__T. Tapi ya, saya coba dulu deh, anggap ini undian gosok gosok berhadiah. Nothing to loose, guys!
Kalau gagal, bukan rizkinya mungkin*kemudian nangis d pojokan kamar*

Mau tahu kelanjutannya?
Akan saya tuliskan di postingan selanjutnya~

★April 2016 : Meninggalkan asrama

Hai, teman teman YSJ semua :)

Bagi yang ingin belajar ke Jepang atau negara manapun, pecarian tempat tinggal akan menjadi rintangan pertama. Jika sekolah/universitas kalian memiliki asrama, saya sarankan untuk tinggal di asrama saja. Selain harganya yang relative murah (jika dibandingkan apartment swasta), prosedur penyewaannya tidak ribet dan di asrama kalian bisa berbaur dengan teman2 dari negara lainnya
Asrama tempat saya tinggal ada 3 lantai, dan satu kamar berdua. Fasilitasnya lengkapppppp :)

Foto foto asrama dan fasilitasnya


Foto asrama (tampak depan)


Tapi, jika sekolah tidak menyediakan asrama, kalian harus mencari apartmen swasta. Temukan tempat yang ingin ditinggali dengan berkonsultasi pada bagian kemahasiswaan atau agen properti di daerah yang ingin ditinggali. Salah satu enaknya tinggal di apartmen swasta, adalah kita bebas memilih apartmen, tapi harganya lumayan mahal. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyewa apartmen di Jepang :

1) Kamar yang terletak di pojok, memiliki pencahayaan matahari baik, dan dekat dengan stasiun juga merupakan properti yang populer di kalangan orang Jepang. Bila Anda tidak terlalu terpaku pada kondisi ini, Anda dapat menemukan kamar yang murah.
2) Saat membuat perjanjian, modal sekitar 6 kali lipat sewa kamar diperlukan untuk biaya sewa kamar, deposit dan uang terima kasih (reikin), biaya pengenalan (makelar), dan sebagainya.
3) Tempat tinggal swasta di Jepang umumnya tidak memiliki furnitur dan peralatan elektronik.

Informasi tentang tempat tinggal mahasiswa asing di Jepang

mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi kalian yang ingin sekolah di Jepang ya :)
sampai jumpa di coretan selanjutnya!